Kenapa Bisnis Thrift Store Online Banyak Digandrungi Masyarakat? Ini Penyebabnya! -->
Cari Berita

Advertisement

Kenapa Bisnis Thrift Store Online Banyak Digandrungi Masyarakat? Ini Penyebabnya!

Kamis, 24 Maret 2022

BANDUNG, LEABUTIK.com - Belakangan ini, fenomena fashion era 80 atau 90 an kembali diminati kalangan muda. Tren mode fashion tersebut juga dibarengi maraknya kampanye mengurangi penggunaan mode fast fashion yang menumbuhkan bisnis thrift store atau pakaian bekas di dalam negeri.


Bahkan, salah satu pemilik thrift store online Rully (22) mengaku bisa mengantongi omzet hingga Rp 18 juta per bulan. Kepada Leatique.com, Rully menceritakan bagaimana dirinya membangun bisnis online shopnya dengan modal Rp 100.000 dengan membeli paket retail di Lea Butik. 


Dia mengatakan, ide bisnis tersebut muncul lantaran kakanya lebih dahulu melakukan bisnis serupa. Melihat potensi bisnis thrift store yang sedang tumbuh subur, Rully pun memulai dengan terlebih dahulu menjual barang bekas (preloved) miliknya sendiri. 


"Di awal pemasaran hal yang sulit adalah mendapatkan attention dari followers. Karena aku sadar juga masih banyak kalangan yang belum terlalu mengenal thrifting. Tapi alhamdulillah semakin kesini sudah semakin yang tahu dan tertarik banget tentang thrifting." Ujarnya.


Tren bisnis pakaian bekas ini juga menarik minat Daryl (25) yang memulai binis thirft store online melalui akun instagram @hollygoodthrift. Dengan umlah followers 2.820, Daryl mengaku bisa mengantongi omzet sebesar Rp 3,6 juta perbulan. Namun, angka tersebut terus tumbuh seiring berjalanya waktu.  


Daryl pun mengatakan, dirinya berbekal nol rupiah ketika memulai bisnis thirft store ini. Sama seperti Rully dia menilai hal terpenting dalam bisnis thrift store online adalah menentukan jenis produk yang akan dijual serta pangsa pasar yang disasar . 


Baik Rully maupun Daryl menegaskan bahwa kebersihan menjadi faktor penting lain dalam bisnis thrift store online. Keduanya menilai, jaminan higenis adalah kunci untuk bisa menanamkan rasa percaya kepada para peminatnya.


Untungnya Rully mengungkapkan bahwa dia mendapati suplier baju sisa import yaitu Lea Butik yang telah memberikan layanan gratis cuci, setrika, tag dan plastik baju. Sehingga, dia tidak perlu repot kembali memikirkan hal-hal tersebut. Berbeda dengan Daryl yang masih harus mencuci dan menyetrika baju sendiri karena suplier hanya memberikan baju dalam bentuk bal atau karungan.